Jenis Mesin Bending Plat

Sebagai alat bantu dalam proses pembendingan diperlukan sebuah sistem yang bekerja sehingga dapat diterapkan dengan baik adapun jenis jenis mesin bending yakni dibagi menjadi 3 sebagian yaitu :

  1. Mesin Bending Plat Manual
    Mesin ini menggunakan tenaga manusia yang dibantu dengan bandul pemberat sehingga tidak menggunakan daya listrik sedikitpun, murni menggunakan tenaga manusia. Kelebihan mesin ini adalah murah dan hemat biaya opersionalnya sedangkan kelemahannya hanya cocok untuk logam dengan diameter kecil.
  2. Mesin Bending Plat Hidrolik
    Mesin ini menggunakan sistem hidrolik sebagai sumber tenaga penekuknya. Mesin ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih efisien untuk menggerakan pompa hidroliknya, Fluida yang digunakan berupa oli hidrolik yang secara berkala harus diganti. Kelebihan mesin ini adalah mampu menekuk logam yang berdiameter lebih besar dan akurasinya terkontrol. Sedangkan kekuranganya adalah kerjanya relatif lamban walaupun konsumsi listrik lebih efisien dibandingkan tipe mekanikal
  3. Mesin Bending Plat Mekanikal
    Mesin ini menggunakan tenaga motor listrik yang dibantu dengan gear box yang berfungsi sebagai pengumpul tenaga. Kelebihan dari mesin ini adalah berkecepatan tinggi dan tenaganya besar. Kekurangannya yaitu listrik ysng digunakan lebih besar dan suaranya berisik serta tingkat kepresisianya rendah

Komponen Mesin Bending

  1. Poros
    Poros adalah suatu bagian stasioner yang beputar, biasanya berpenampang bulat dimana terpasang elemen-elemen seperti roda gigi (gear), pulley, flywheel, engkol, sprocket dan elemen pemindah lainnya. Poros berfungsi untuk mentransmisikan daya dan putaran dari poros penggerak ke poros yang digerakkan.
  2. Pulley
    Pulley merupakan salah satu elemen mesin yang berfungsi untuk mentramisikan daya seperti halnya sprocket rantai dan roda gigi. Pulley pada umumnya dibuat dari besi cor kelabu FC 20 atau FC 30 dan adapula yang terbuat dari baja. Perkembangannya sangat pesat dalam bidang penggerak pada berbagai mesin perkakas dengan menggunakan motor listrik telah membuat arti sabuk untuk alat penggerak menjadi berkurang. Akan tetapi sifat elastisitas daya dari sabuk untuk menampung kejutandan getaran pada saat transmisi membuat sabuk tetap dimanfaatkan untuk mentrasmisikan daya dari penggerak pada mesin perkakas.
  3. Mur dan Baut
    Mur dan baut sebagai alat pengikat yang sangat penting dalam suatu rangkaian mesin untuk mencegah kecelakaan dan kerusakan pada mesin. Pemilihan mur dan baut sebagai pengikat harus dilakukan dengan beban yang diterimanya.
  4. Pasak
    Pasak merupakan suatu elemen yang digunakan untuk menahan atau pengunci bagians-bagian mesin dan sebagai pengaman apabila terjadi kelebihan beban maka pasak akan lebih dahulu rusak sebelum terjadi kerusakan pada poros. Dalam perencanaan ini pasak digunakan untuk menghubungkan antara poros speed reducer dan poros penekuk behel.
See also  Jasa Bending Plat Jakarta